Unit Reskrim Polsek Jambangan Tangkap Empat Pelaku Begal yang Meresahkan

Polrestabes Surabaya (08/10/2018) : Empat orang pelaku begal jalanan yang kerap beraksi di sejumlah wilayah di Surabaya, ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya.

Keempat pelaku begal itu diantaranya adalah Defi Purwanto, (28), warga Kembang Kuning Kramat Jaya, Surabaya; Bakti Alam Jaya Kusuma, (23), warga Gunungsari, Surabaya; Bagus Saputra als Mendol, (21), warga Pakis Gelora, Surabaya; dan RM, (17), warga Kupang Gunung Jaya, Surabaya.

Kapolsek Jambangan Kompol Khoirul Anam mengatakan, terungkap dan tertangkapnya keempat begal jalanan ini, bermula dari aksi pencurian yang terakhir kali dilakukan disebuah Warung kopi di Jl. Raya Jambangan, Surabaya.

“Awalnya keempat pelaku datang ke Warung kopi yang saat itu sedang sepi. Lalu mereka duduk dan memesan minuman kepada penjaga warung,” kata Khoirul Anam.

Setelah dibuatkan minum, Defi Purwanto berpura-pura menumpang toilet warung, namun Pujiati, si penjaga warung mengatakan kalo airnya sedang tidak ada. Apabila butuh air, maka harus menimba dulu di sumur.

Lalu Defi menuju ke toilet namun kembali lagi ke depan dan meminta Pujiati untuk membantu menimba air dengan alasan tidak bisa. Pujiati pun terpaksa ke belakang membantu menimba air di sumur.

Dari sinilah kemudian perhatian Pujiati teralihkan oleh Defi, sehingga memberikan kesempatan bagi ketiga pelaku lainnya untuk melancarkan aksinya.

Saat Defi berhasil mengalihkan perhatian Pujiati, pelaku berinisial RM melakukan tugasnya, yakni mengambil handphone milik Pujiati, yang disimpan di kotak uang warung kopi tersebut.

“Sedangkan pelaku Bakti dan Mendol bertugas mengawasi sekitar. Saat korban masih menimba air, pelaku Defi langsung pergi keluar menghampiri teman-temannya yang sudah bersiap diatas motor,” terang Khoirul Anam.

Pujiati yang sudah selsai menimba air, bergegas keluar dan hendak mengambil handphonenya yang disimpan di kotak uang warung. Akan tetapi, Pujiati terkejut karena handphone sudah tidak ada ditempat.

Khoirul Anam menjelaskan, keempat pelaku yang baru saja hendak kabur, diteriaki oleh Pujiati agar tidak pergi dulu, dan menyampaikan bahwa ponselnya hilang.

Oleh karena takut ketahuan, pelaku Defi lantas membuka dompet dan berpura-pura lupa membayar kopi. Namun Pujiati merasa curiga dengan gelagat Defi, sehingga Pujiati secara spontan menarik dompet Defi.

“Pada saat korban berhasil merampas dompet pelaku, keempat pelaku langsung melarikan diri. Korban selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Jambangan,” jelasnya.

Kemudian dari laporan ini, Unit Reskrim Polsek Jambangan menindaklanjtui dan menemukan identitas pelaku Defi dari dompet yang berhasil di rampas Pujiati.

Petugas pun segera melakukan perburuan dengan mendatangi rumah sesuai alamat indentitas Defi, yaitu di Kembang Kuning Kramat Jaya, Surabaya. Sayangnya, Defi sudah pindah ke Tubanan Baru, Surabaya.

“Di rumah Tubanan Baru inilah Defi diketahui tinggal bersama saudara perempuannya,” tukas Khoirul Anam.

Dengan upaya koordinasi, Defi akhirnya petugas dapat memancing keluar Defi dari persembunyiannya dan dilakukan penangkapan terhadap Defi berikut ketiga pelaku lainnya.

Selanjutnya, keempat pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Jambangan guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil interogasi terhadap keempat pelaku, diketahui Defi CS teryata merupakan pelaku begal jalanan alias jambret di beberapa Wilayah di Surabaya. Bahkan 2 orang pelaku lainnya, yakni Bakti dan Mendol merupakan resedivis.

Alhasil, dengan menyita barang bukti berupa 1 unit handphone merek Xiaomi Redmi 5A dan Dosbook handphone tersebut, keempat pelaku di jerat dengan Pasal 363 KUHP.***rh

Laporan : Kasi Humas Polsek Jambangan.

Editor : Saiful.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*