Tindak Lanjuti Pertemuan Tiga Pilar di Kantor Pemkot Surabaya, Polsek Tenggilis Mejoyo Operasi Yustisi

Polrestabes Surabaya (08/07/2018) : Sebagaimana yang telah dihasilkan dalam rapat Tiga Pilar di gedung Pemerintah Kota Surabaya, yang menghadirkan seluruh perangkat dari Forkompimda dari tingkat atas hingga tingkat paling bawah, Polsek dan Koramil Tenggilis Mejoyo mendampingi Satpol PP Kecamatan Tenggilis Mejoyo menggelar operasi yustisi.

Dalam operasi yustisi kali ini, petugas gabungan melakukan pendataan terhadap penduduk non permanen di wilayah RT 05 RW Tenggilis Lama II, Surabaya. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan dengan mengerahkan personel gabungan sebanyak 15 orang.

Sementara lokasi-lokasi yang masuk dalam target operasi yustisi kali ini diantaranya adalah indekos di Jl. Tenggilis Lama gang Tembus nomor 24, milik Semiran dengan hasil data penduduk permanen sebanyak 1 orang, dan non permanen 4 orang.

Indekos milik Marsilan di Jl. Tenggilis Lama II 28-A, terdata 3 orang penduduk permanen, dan non permanen 5 orang. Kemudian indekos milik Sholeh di Jl. Tenggilis Lama II nomor 26, tidak ditemukan penduduk permanen, dan penduduk non permanen sebanyak 4 orang.

Sebagaimana diketahui, Wailkota Surabaya, Tri Rismaharini, pasca terjadinya ledakan bom di Bangil, Pasuruan, Pemerintah Kota Surabaya mengundang Tiga Pilar yang terdiri dari Pemkot Surabaya, Korem Surabaya dan Polrestabes Surabaya, dari tingkat paling atas di Surabaya hingga tingkat paling bawah.

Undangan pertemuan ini dimaksudkan untuk membahas pola dan sistem pengamanan di Surabaya dari Tiga Pilar, guna mengantisipasi kembali masuknya jaringan teroris ke kota Surabaya. salah satu hasil pertemuan adalah petugas mengintensifkan pendataan terhadap penduduk non permanen atau operasi yustisi.***cda

Laporan : Kasi Humas Polsek Tenggilis Mejoyo.

Editor : Saiful.