Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya Berhasil Bekuk Pelaku Jambret

Surabayaraya.com – Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya berhasil bekuk pelaku penjambretan yang diketahui berinisial TS (37) warga Karangan, Surabaya dan AC (35) serta SS (22) keduanya warga Gunungsari, Surabaya.

Dari aksi penjambretan yang dilakukan pria 37 tahun ini, diketahui ia telah melancarkan aksinya belasan kali di wilayah Surabaya. Setiap melakukan perampasan tas dilakukan sendiri dan tidak pernah gagal.

Namun,  pada hari Minggu 28 Oktober 2018, TS diringkus tim unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya di kawasan Krian, Sidoarjo.

“Dari rekaman itu, kami dapati ciri-ciri pelaku dan juga nopol pelaku,” ungkap Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, Selasa (30/10/2018).

Dari penangkapan tersebut, polisi lakukan pengembangan untuk mengetahui kemana TS menjual hasil rampasan seperti Handphone (HP).

Hasilnya polisi menangkap dua pelaku lain. Mereka adalah AC dan SS Jalan Gunungsari I Surabaya.

Menurut Bima, bahwa TS yang merupakan pelaku tunggal penjambretan. Sebelum menjalankan aksinya terlebih dulu ia berkeliling dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo Nopol L 6164 HD guna mencari mangsanya. Tergetnya adalah tas wanita yang dipangku atau diselempangkan di pundak.

“Setelah menemukan target, tersangka membuntuti korban dan ketika di tempat yang aman, tersangka langsung menarik tas korban,” jelasnya.

Setelah tas berhasil didapatkan, TS pun kabur. Kemudian, dia membongkar isi tas korban. Jika didapati uang, ia pun segera mengantonginya. Namun isi tas tersebut berisi HP, pegawai di salah satu mall tersebut dan segera menjualnya kepada SS dan AC.

“Tersangka biasa menjual Hp dengan harga Rp 500 hingga Rp 1 juta tergantung dari merk hp yang ia peroleh,” terang Bima.

TS juga mengakui kalau dalam aksinya selalu berada di lokasi diantranya di Jalan Prapen, Jalan Bubutan dan Jalan Arjuno serta bebarapa lokasi lain. Polisi menduga jika tersangka sudah melakukan aksinya puluhan kali, meski Teguh hanya mengakuinya tiga kali saja.

“Indikasinya kami menemukan ratusan memori card dan puluhan sim card dari tangan tersangka,” pungkasnya.***fal

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*