Tiga Pelaku Curas Diringkus Unit Resmob Polrestabes Surabaya

Surabayaraya.com – Polisi berhasil ringkus komplotan perampas motor di Surabaya. Perburuan itu akhirnya membuahkan hasil setelah Unit Resmob meringkus ketiga pelaku di pintu masuk Tol Suramadu sisi Surabaya.

Awalnya Unit Resmob menangkap satu pelaku berinisial S (20) warga Dusun Rabasan Barat, Desa Parseh, Kec. Socah, Kab. Bangkalan, Madura. Saat dihadang, pria berinisial S justru menabrak petugasa.

Tak ingin kehilangan buruannya, Unit Resmob yang saat itu dipimpin Kasubnit, Ipda Agus Suprayogi, akhirnya menembak kaki pelaku. Pelaku kemudian dikeler setelah diberikan perawatan serta mengamankan 1 (satu) unit motor Kawasaki Ninja dengan NOPOL L 3477 SC.

“Dari pengembangan satu pelaku ini, kami juga menagkap dua pelaku lainnya,” sebut Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, Kamis (16/8/2018).

Dua pelaku lain yang ditangkap itu berinisial FA (21) Jalan Donorejo, Surabaya dan H (22) warga Desa Mlajah, Kec.Bangkalan, Kab.Bangkalan. Keduanya kami tangkap di rumah masing-masing. Sedangkan ketiga pelaku lainnya masih dalam kami buru, “ beber Bima.

Saat kejadian, kelompok ini memang beraksi berenam. Kejadian berawal ketika keenam pelaku nongkrong di Cafe Mystic, Kapas Krampung, Tambaksari, Surabaya. Saat bearada di café, salah satu dari kelompok pelaku bersenggolan dengan korban Syamsi, warga Pesapen Surabaya.

Saat itu, korban dan kelompok pelaku sempat cek cok adu mulut dan adu dorong. Dari situ  kelompok pelaku akhirnya membuntuti korban yang membawa motor sendirian saat perjalanan pulang dari cafe. Dan di Jalan Tambakrejo, Simokerto, Surabaya, korban dipepet para pelaku.

“Setelah berhasil mempepet korban, pelaku menendang dan memukuli korban hingga pingsan dan motornya dirampas. Setelah berhasil, motor korban di bawa ke Madura dan dijual,” ungkap Bima.

Sementara, S berdalih bahwa perampasan itu dilakukan atas dasar sakit hati kelompoknya terhadap korban.

Kendati begitu, mereka sudah terbukti secara hukum melakukan perampasan motor. Untuk itu penyidik sudah menjebloskan ketiganya ke penjara dan dijerat Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.***fal