Terlibat Curanmor, Guru Ngaji Ditangkap Tim Anti Bandit

IMG_2802sPolrestabes Surabaya 14/3/17: Tim anti bandit satreskrim polrestabes surabaya, berhasil meringkus satu komplotan spesialis pencurian sepeda motor yang sudah beraksi di 6 lokasi berbeda di surabaya. Ironisnya, satu diantara pelaku tersebut sehari-hari berprofesi sebagai guru ngaji.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengungkapkan, “dalam aksinya, sang guru ngaji itu berperan untuk menjual motor hasil curian ke madura dengan harga 1 sampai 2 setengah juta rupiah.”

SP(24) warga Jalan gemblongan surabaya ini, hanya bisa pasrah saat diglandang tim anti bandit ke mapolrestabes surabaya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai guru ngaji di salah satu taman pendidikan Alquran di surabaya ini ditangkap bersama rekannya SL(32) warga jalan kampung seng surabaya, lantaran terlibat aksi pencurian sepeda motor.

“Dari hasil penyelidikan, keduanya mengaku sudah enam kali melakukan aksi pencurian sepeda motor, diantaranya dikawasan gemblongan surabaya 2 kali, ngagel jaya utara dua kali, tambak laban surabaya dan jalan merbabu surabaya,” ucapnya.

Dari tangan keduanya polisi menyita barang bukti satu unit motor matic L-4832-QX yang digunakan sebagai sarana dalam beraksi. Untuk mempertanggungjwabkan perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya 6 tahun kurungan penjara. ***chm

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*