Sopir Grab Unjuk Rasa, Polsek Sukolilo Polrestabes Surabaya Lakukan Mediasi

WhatsApp Image 2017-07-07 at 22.08.34

Polrestabes Surabaya (07/07/2017) : Adanya polemik soal THR (Tunjangan hari Raya) yang tak kunjung terselesaikan di tubuh Taksi Online Grab Surabaya, membuat sejumlah sopir taksi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Grab Jalan Klampis Jaya Surabaya.

Kapolsek Sukolilo Polrestabes Surabaya, Kompol Ibrahim Gani mengatakan, pihaknya selaku penegak hukum berupaya untuk menegahi dengan memediasi kedua belah pihak antara sopir dan perusahaan Grab cabang Surabaya.

Adapun mediasi itu sendiri dihadiri oleh Karto, manager office GRAB dan Diaz selaku staf manager Grab Surabaya. Sedangkan dari perwakilan sopir dihadiri oleh Rama, paos Hoofebureka, Tito Setiawan, anggota Langgeng Paguyuban, Dedy, selaku Suspen, serta Wakapolsek Sukolilo.

“Untuk tujuan mediasi tersebut adalah guna membuat jelas duduk perkara tentang tuntutan para pengguna aplikasi taksi online atau sopir taksi online, antara lain THR yang tidak cair  dan juga terkait Suspen,” kata Ibrahim, Jum’at (07/07).

Untuk tuntutan tersebut, terkait THR, Karto menegaskan bahwa THR tidak cair dikarenakan memang terdeteksi menggunakan aplikasi lainnya. Sedangkan untuk yang terkena Suspen akan dimintakan data ke pusat Jakarta dimana letak kesalahannya.

“Mediasi belum menemui titik temu untuk penyelesaian, sehingga para sopir dan pihak Grab berencana akan bertemu lagi Senin depan,” tandas Ibrahim.***lld

Laporan : Kasi Humas Polsek Sukolilo.

Editor : Sayful.