Sewa Apertemen Untuk Transaksi Narkoba

Surabaya – Tingkat kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Surabaya hingga saat ini masih terbilang tinggi, namun hal tersebut tidak membuat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya lengah untuk memberantas tuntas penyalahgunaan narkoba di Kota Pahlawan.

Hari ini Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menggelar konferehensi pers ungkap kasus penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti 46 kg Sabu dari empat tersangka yang salah satunya dilakukan tindakan tegas dan terukur di Gedung Bharadaksa Polrestabes Surabaya, Senin (14/09/2020).

Keterangan dari Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P  didampingi Kasatresnarkoba, AKBP Memor Ardian dan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M. Akhyar mengatakan bahwa rilis saat ini merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus sebelumnya.

“Setelah kami mengembangkan dari jaringan sebelumnya, kita kembali berhsil menangkap 4 orang tersangka berinisial DS beralamat Jalan Benua, kemudian berinisial AS beralamat Banjarbaru Kalimantan Selatan, FR beralamat Gunawangsa Surabaya dan terakhir PG beralamat Surabaya,” Ucap Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.

Kata beliau ada salah satu dari yang 4  berinisial FR telah dilakukan tindakan tegas dan terukur karena berusaha melakukan perlawanan dan dianggap membahayakan petugas, pada waktu dilakukan penangkapan hingga mengakibatkan tersangka meninggal dunia saat dilarikan kerumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

“Jadi sekali lagi saya tegaskan pengembangan jaringan ini akan terus kita lakukan demikian juga jaringan-jaringan lain, pengendalinya tetap dari salah satu lapas yang ada di Jawa Timur,” Lanjut Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.

Salah satu mudus untuk melancarkan transaksi barang haram tersebut, mereka menyewa apertemin, Hotel bahkan mereka menggandakan KTP palsu sebagai bagian dari  mengelabuhi atau meranjau barang bukti dari petugas.

Barang bukti yang berhasil diamanakan oleh petugas dari penangkapan 4 tersangka tersebut berupa sabu dengan jumlah total 46,066 kilo gram, 15.969 butir pil ekstasi dan sebuah senjata tajam jenis parang sebagai serana untuk melawan petugas.

Mantan ajudan Presiden Ir Joko Widodo pada tahun 2017 itu mengapresiasi kenerja Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang terus mewujudkan komitmen semangat dan kerja keras yang berkolaborasi untuk mengungkap jaringan-jaringan peredaran narkoba.

“Ayo bantu kami dengan doa dukungan agar kita dapat bersama-sama untuk mencegah dan memberantas penyalah gunaan narkotika. Narkotika adalah bahaya extraordinary crime bahaya yang mengancam generasi bangsa dan harus bersama-sama kita katakan tidak kepada narkotika.” Pungkas Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. (f**).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*