Sempat Ancam Korban Pakai Celurit, Pelaku Curas Diringkus Petugas Polsek Wiyung

RIS (42) warga Jl. Simomulyo, Surabaya saat diamankan di Polsek Wiyung.

Polrestabes Surabaya (14/08/2018) : Setelah tiga kali melakukan aksi pencurian, RIS, pria 42 tahun yang tinggal indekos di Jl. Simomulyo, Surabaya ini, terpaksa harus mengakhiri karirnya dalam dunia kejahatan setelah ditangkap oleh Tim Anti Bandit Polsek Wiyung Polrestabes Surabaya.

Dari penangkapan yang dikomandoi oleh Kanit Reskrim Polsek Wiyung, IPDA Sumarno itu, Tim Anti Bandit menyita sejumlah barang bukti yang diantaranya adalah 1 buah obeng warna hitam, 1 buah besi beton neser, 1 buah kaos warna hitam, dan 1 buah celana panjang warna biru.
Kapolsek Wiyung, Kompol M. Rasyad mengatakan, RIS melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan cara mempelajari situasi sasaran rumah yang akan dicurinya. Setelah mengetahui, tersangka melakukan pencurian pada malam hari.
“Mulanya tersangka mencuri dengan masuk ke dalam area Jalan Tol Surabaya-Malang, yakni masuk lewat Jl. Ngesong. Kemudian tersangka berjalan kaki menuju ke arah Jl. Gunungsari, selanjutnya masuk ke  lahan kosong milik TNI AL ,” kata Rasyad.
Setelah berada di lahan kosong TNI AL ini, RIS menyusuri Jl. Setapak menuju ke Tembok pembatas Perum Darmo Sentosa Raya, lalu mencari pohon yang dekat dengan tembok pembatas untuk dipanjat. Selanjutnya, RIS memanjat pohon yang ditemuinya.
Dari sini kemudian RIS melihat situasi dalam rumah yang menjadi sasarannya. Saat terlihat sepi, RIS kemudian melompati pagar tembok dan masuk area rumah korban. RIS lalu masuk kamar utama korban dan mencuri barang barang milik korban yang diletakkan diatas meja sementara korban sedang tidur.
“Tersangka mengmbil barang-barang milik korban antara lain 2 unit ponsel merek Samsung, 1 unit ponsel merek Oppo, 2 tablet merek Samsung, 1 jam tangan merek Rolex, 1 buah cincin emas dan uang tunai sebesar Rp. 2 juta,” terang Rasyad.
Setelah berhasil mencuri barang-barang milik korban, RIS melarikan diri, keluar dari rumah korban melaui jalan yang sama seperti saat masuk. Namun saat itu, RIS sempat kepergok salah satu penghuni rumah. RIS pun mengeluarkan sebilah clurit untuk menakut nakuti korbannya agar tidak berteiak.
Dari pengakuannya setelah ditangkap Tim Anti Bandit, RIS mengaku telah tiga kali menjalani aksinya melakukan pencurian dengan memasuki rumah korbannya, dan semua barang jarahannya telah dijual dan hasilnya dihabiskan untuk kebutuhan sehari hari.
“Tersangka saat ini sudah kami tahan, dan akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tersangka kita jerat dengan Pasal 365 KUHP,” tandas Rasyad.***cda
Laporan : Kasi Humas Polsek Wiyung.
Editor : Saiful.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*