Selalu Incar Wanita yang Main Ponsel Di Jalan, Pelaku Curas Dibekuk Polisi

Polrestabes Surabaya Selasa (14/08/2018) : Penekanan terhadap angka kejahatan di wilayah hukum Polsek Tenggilis Mejoyo Polrestabes Surabaya, kembali membuahkan hasil.

Dalam sebuah patroli kewilayahan yang dilaksanakan oleh Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Tenggilis Mejoyo, tim bersimbol Jaguar yang di pimpin Kanit Reskrim, AKP Puguh ini, menangkap seorang pelaku Curas.

Pelaku itu sendiri adalah Faisol Efendi (25) warga Jl. Dupak Rukun, Surabaya.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Totok Sumaryanto saat merilis pelaku kejahatan ini mengatakan, pada saat melintas di Jl. Kendangsari, Surabaya Tim Anti Bandit mencurigai seorang pengendara motor dengan nopol L 6239 VC.

“Dari kecurigaan inilah kemudian anggota melakukan pemeriksaan, yang pada akhirnya petugas mendapati alamat sesuai nopol kendaraan yang dikendarai pelaku,” kata Totok Sumaryanto.

Terhadap alamat tersebut, petugas pun kemudian melakukan penyelidikan ke sebuah rumah sesuai alamat yang tertera di dalam STNK motor yang dikendarai oleh Faisol, yakni dikawasan Jl. Dupak Rukun, Surabaya.

Totok menuturkan, ketika Tim Anti Bandit di rumah itu yang ternyata adalah sebuah indekos, tim kemudian melakukan penggeledahan.

“Dari tempat indekos ini, anggota menemukan barang-barang berupa 1 unit sepeda motor, 1 satu buah dompet merah dan 2 ponsel,” tuturnya.

Petugas pun melakukan interogasi ditempat, yang selanjutnya diakui oleh Faisol bahwa barang-barang tersebut merupakan hasil kejahatan yang dilakukan bersama temannya, Abdul Mukti.

Sedangkan Abdul Mukti sendiri, diketahui saat ini sudah di tahan oleh petugas Polsek Kenjeran, atas kasus yang sama, yakni pencurian dengan kekerasan (Curas).

Tak hanya itu, kepada petugas, Faisol juga mengaku bahwa dia bersama Abdul Mukti sudah melakukan aksi Curas di 5 lokasi.

Kelima lokasi itu sendiri adalah Jl. Raya Kedung Mangu Wonokusumo depan TK Tunas Harapan Jaya Surabaya, Jl. Taman Jayengrono depan JMP Surabaya, Jl. Lontar, Jl. Margomulyo, Jl. Pegirian sawah Pulo, dan Jl. Darmo Permai.

“Modus operandi daripada pelaku bersama rekannya itu, adalah dengan mengincar korban perempuan yang sedang bermain ponsel di jalan. Pelaku biasa beraksi antara jam 18.00 WIB hingga jam 00.00 WIB,” terang Totok.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Faisol kini dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian yang disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.***cda

Laporan : Kasi Humas Polsek Tenggilis Mejoyo.

Editor : Saiful.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*