Satreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Praktek Pijat Plus-plus yang Sediakan Puluhan Terapis dari Berbagai Daerah

Polrestabes Surabaya – Sebuah Panti Pijat yang Berikan Layanan Plus di Kawasan Surabaya Timur Dibongkar Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Polisi mengamankan pemilik panti berinisial KA (59) yang mempekerjakan lebih dari 14 Perempuan yang berasal dari berbagai Kota dari dalam maupun luar Provinsi Jawa Timur.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pengungkapan kasus prostitusi terselubung ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya praktek prostitusi di sebuah ruko.

“Setelah dilakukan penggerebekan kita temukan adanya 17 terapis yang sedang melayani tamu dan 14 diantaranya sudah melayani tamu pada hari itu,” tutur AKP Ruth kepada awak media, Rabu (19/09/18).

Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), Polisi menyita 1 (satu) buku tamu, alat kontrasepsi, lotion/ minyak massage, dan uang tunai sebesar Rp. 1.400.000,-.

“Tarifnya perjam sebesar Rp. 100.000,- untuk layanan pijat, belum termasuk tarif lainnya kalo ada layanan-layanan yang diinginkan oleh tamu atau pelanggan,” lanjut Kanit PPA Polrestabes Surabaya.

Dari keterangan kooperatif yang disampaikan tersangka, praktek prostitusi terselubung ini sudah beroperasi sejak tahun 1996.

“Dengan berganti-ganti terapis dan berganti-ganti tempat jadi tidak diawali sejak tahun 1996 di tempat itu. Artinya pengalaman tersangka sebagai pengelola itu sejak tahun 1996,” pungkas AKP Ruth Yeni.***day

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*