Ricuh soal sengketa lahan, Kapolsek Tambaksari ajak mediasi PT. KAI Daops 8 dan APRN

IMG-20171228-WA0095

Polrestabes Surabaya (28/12/2017) : Sengketa lahan antara PT. KAI Daerah Operasi 8, Surabaya dengan APRN (Aliansi Penghuni Rumah Negara) nyaris berujung pada aksi bentrok.

Berdasarkan pantauan di lapangan pihak PT. KAI Daops 8 Surabaya mengerahkan sekitar 100 orang pegawai guna mengeksekusi lahan rumah di Jalan Kalasan nomor 16, Surabaya.

Namun rencana eksekusi tersebut urung dilakukan karena massa dari APRN yang berjumlah sekitar 250 orang menghadangnya. Aksi blokir jalan pun terjadi.

Kapolsek Tambaksari, Kompol Prayitno mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan pihaknya bersama dengan TNI dan Satpol PP melakukan pengamanan ketat.

“Rumah yang dipersengkatan ini tepat berada diprempatan Jalan Kalasan,” kata Prayitno, Kamis, (28/12).

Sebelumnya, dalam aksi massa ini sempat terjadi aksi saling dorong antar kedua belah pihak. Bahkan terlihat sejumlah lemparan botol air mineral yang berasal dari warga.

“Alhamdulillah aksi itu dapat kami cegah. Kami berupaya untuk menengahi dan memberikan himbauan, kami ajak kedua belah pihak untuk bermeditasi,” terang Prayitno.

Kendati demikian, warga dan pihak KAI tampak tak mau saling mengalah dan berusaha untuk tetap bertahan hingga siang hari.

Akan tetapi, dengan upaya yang terus dilakukan oleh Kepolisian, warga dan pihak KAI akhirnya berangsur meninggalkan lokasi.***lld

Laporan : Kapolsek Tambaksari.

Editor : Saiful.