Remaja Kota Surabaya Antusias Daftar Polisi

Surabayaraya.com, Surabaya – Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya kembali membuka pendaftaran calon anggota Polri yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka sejak 6 Maret lalu, dan ditutup 22 Maret mendatang.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H melalui Sambungan Telpon, mengatakan pendaftaraan anggota Polri dibuka untuk jenjang Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara  dan Tamtama.

“Khusus untuk bintara meliputi Bintara (PTU, Brimob, Polair, TI, Musik, Kimia, Teknologi, Tekstil, Dakwah Islam, Perawat Serta Tata Boga). Kemudian yang Tamtama, jika tahun lalu hanya Brimob, tahun ini dibuka juga untuk Polairud,” ungkap Rudi kepada surabayaraya.com, Kamis (14/3).

Sementara itu, sejak dibuka pendaftaran sekitar sepekan lalu, antusiasme remaja dari Surabaya, khususnya pelajar SLTA sederajat untuk mendaftar anggota polisi tampak tinggi.

Pantauan surabayaraya.com, sejak beberapa hari terakhir digedung bhara daksa yang menjadi tempat pendaftaran, ramai didatangi para pendaftar. Dikatakan Rudi, hingga Kamis (14/3), sudah lebih 100 pendaftar yang menyerahkan berkas untuk menjadi anggota satuan Bhayangkara tersebut.

“Kan mekanisme dimulai daftar online dulu. Setelah daftar online baru menyerahkan berkas. Jadi yang menyerahkan berkas ini, mereka yang sudah mendaftar online,” ungkapnya.

Dikatakan, sejauh ini memang terdapat kendala jaringan server yang berada di pusat. “Masih sering gangguan di server pusat. Sehingga mereka masih kesulitan mendaftar di online. Solusinya, kami tetap menerima juga yang menyerahkan berkas secara manual, sambil mereka mendaftar di online,” jelas dia.

Rudi menegaskan, gangguan jaringan di server diharapkan tidak menjadi penghalang bagi remaja yang ingin bergabung di kepolisian. “Kalau nanti jaringan tetap tidak bagus, kami akan membantu mereka khusus untuk verifikasi online-nya. Karena ini memang gangguan dari pusat sehingga bukan merupakan kesalahan dari pendaftar,” tandasnya.

Salah satu pendaftar, Fajar (19), mengaku optimistis bisa diterima menjadi anggota polisi. Menjadi seorang polisi adalah cita-citanya sejak kecil dan didukung oleh kedua orang tuanya.

“Saya yakin dengan persiapan yang saya lakukan. Sejauh ini saya rajin olahraga dan berenang supaya bisa melatih fisik saya untuk lebih baik lagi,” ungkap remaja yang memiliki tinggi 170 cm dan berat 58 kg itu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*