Polsek Wonocolo Terjunkan Anggota Amankan Aksi Unjukrasa Mahasiswa UINSA

IMG-20171123-WA0061Surabayaraya.com, Polrestabes Surabaya (25/11/17) : Ada ada saja sekelompok orang mahasiswa fakultas DAKWA Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Jl. Ahmad Yani 99 Surabaya mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli UINSA (AMPUN) yang diikuti 50 orang dengan korlap aksi Sdr. NAWIR.
Pada hari Kamis tgl 23 Nopember 2017 jam 10.00 Wib brtempat di Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya  telah melakukan unjuk rasa di Kampus UINSA Surabaya karena mahasiswa sebagaimana Surat Keputusan (SK) Rektor nomor UN.08/I/PP/009/SK/412/P/2014 terkait dengan Peraturan baru yang ditetapkan oleh Rektor UIN Sunan Ampel Sby tentang Aturan Mahasiswa dilarang menginap di kampus dan peraturan pembatasan waktu jam 21.00 wib terhadap aktivitas, kegiatan, Diskusi, Rapat maupun latihan yang dilakukan dalam lingkungan kampus  UIN Sunan Ampel Surabaya.
Menyikapi surat rektor tersebut selanjutnya sekelompok orang dari aksi Aliansi Mahasiswa Peduli UINSA (AMPUN)  dari Semester 3 Fakultas Dakwah UINSA, berorasi mengelilingi dalam/ area kampus mencari dukungan di tiap-tiap Fakultas Kampus UINSA Sby serta membentangkan Pamflet atau Spanduk yang bertuliskan :
– Hentikan pungli karena itu perbuatan keji
– Rektorat bukan tiang listrik A’la bukan Setya Novanto
– Lokalisasi kampus atau ingin tenang lakukan korupsi
– Diskusi / kajian adalah tridharma perguruan tinggi
– Ampun ( aliansi mahasiswa peduli uinsa ) cabut kebijaksanaan jam malam dan kampus pungu dari kampus pergerakan.
– Jangan persempit gerakan kami karena kami bukan sapi.
Dan kemudian aksi mahasiswa melakukan orasi di depan gedung Rektorat Kampus UINSA Surabaya tersebut diterima oleh Prof. ALI MUFRODI (Wakil Rektor III UINSA Sby) dengan hasil :
– Terkait dengan adanya aksi ini kami menerima aspirasi Mahasiswa dan kami menjawab bahwa dgn adanya peraturan tersebut merupakan kebijakkan dari Kepala rektor UINSA Sby dimana dgn membatasi jam/ waktu aktivitas kegiatan kemahasiswaan serta peraturan tidak diijinkan untuk menginap di dalam area kampus UINSA Sby hal ini di pedomani agar kampus UINSA Surabaya terlihat rapi bersih tertib dan dipandang lebih baik atas kunjungan-kunjungan dari kampus lainnya, adapun dlm aktivitas kemahasiswaan yang berlangsung smpai malam maka harus melaporkan atau koordinasi dgn. pihak keamanan atau humas Kampus UINSA Surabaya.
– Terkait dengan adanya informasi Pungli maka bisa melaporkan kejadian tersebut kepada pihak-pihak yang berkewenangan (Tindak Pidana Korupsi dan KPK) dalam hal ini hrs di sertai dgn bukti administrasi yang lengkap dan bukti-bukti lainnya.
Mengingat kegiatan unjuk rasa yg dilakukan oleh sekelompok mahasiswa tersebut Kepala Kepolisian Sektor Wonocolo Surabaya memerintahkan Wakapolsek Wonocolo AKP Totok Sunaryanto untuk memimpin 23 anggota untuk pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa fakultas Dakwah tersebut dan setelahnya para pengunjuk rasa.
Mendapatkan keterangan wakil Rektor III tentang tuntutan tersebut selanjutnya Aksi mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Peduli UINSA Surabaya telah selesai, dalam rangkaian aksi tersebut berjalan dengan tertib dan kondusif.***day