Polsek Wiyung Gulung Pengedar Narkoba Jaringan Kebraon

IMG-20180312-WA0008Polrestabes Surabaya, 12/03/2018 : Tim Antibandit Polsek Wiyung meringkus empat pelaku narkoba di dalam rumah Jl.Kebraon Gg 4 No.57 Kec.Karangpilang Surabaya (02/02/2018), pukul 17. 00 Wib.

Para tersangka, masing-masing DK (37), beralamat di Jl.Kebraon Gang 4 no.57, Krangpilang, Surabaya; GS (34), warga Jl.Kebraon 4 gang Amalia, HS (33), warga Jl.Ketintang Baru tengah, KA (32), warga Dsn. Balongmojo kidul ds.balongtunjung rt 05 rw 03 Kec.Benjeng Gresik.

Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad SH., mengungkapkan, pelaku DK dan GS adalah pengedar sabu, edapatan memiliki, menguasai, menyimpan  narkotika jenis sabu dan atau menjual ,membeli ,menerima ,menjadi perantara dalam jual beli Narkotika jenis sabu.

Penangkapan Bermula dari laporan informasi dari salah satu warga bahwa disebuah rumah Jl.Kebraon Gang 4, Karangpilang, Surabaya, sering dijadikan transaksi narkoba jenis sabu.

Seanjutnya setelah dilakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi A.1 akhirnya, pada hari Jumat tgl 02 Maret 2018, jam 17.00 Wib, melakukan penggeledahan DK dan GS menyimpan satu poket yang diduga narkotika jenis sabu di saku jaketnya sebelah kanan.

Setelah itu, dilakukan pengembangan  ke atasnya dan dilakukan transaksi hingga akhirnya berhasil menangkap HS dengan kedapatan menyimpan 8 poket plastik kecil yang berisi kristal putih diduga sabu yang dimpan didalam dompet warna hitam yang ditaruh disamping televisi ruang tamu ,dan timbangan elektrik beserta uang tunai Ro.400.000,- hasil transaksi.

Dan pada saat dilakukan penggeledahan datang temannya KA yang g duduk di teras rumah setelah digeledah kedapatan menyimpan satu poket kristal putih diduga narkotika jenis sabu .Selanjutnya dilakukan penyitaan terhadap barang bukti dan dibawa ke ktr polsek wiyung guna proses lebih lanjut.

Total barang bukti yang disita, 10 bungkus plastik kecil  berisikan kristal putih dengan berat bruto masing +- 0.28gr ( tujuh poket) , +- 0.34 gr ,0.38gr ,+- 0,24 gr, 1 buah timbangan elektriK, 3  bendel plastik kliP, uang tunai Rp.400.000. “Barang bukti berasal dari pemasok bernama LF yang saat ini buron,” kata Kompol M Rasyad. (yung)