Polsek Karang Pilang Kembali Amankan Aksi Massa Buruh PT Platinum Ceramics Industri

Polrestabes Surabaya (08/09/2018) : Polemik antara buruh PT. Platinum Ceramic Industri, di Surabaya tak kunjung usai. Bahkan, hampir setiap hari selama beberapa pekan terakhir, khususnya buruh yang di skorsing melakukan aksi massa.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, aksi mass ini kembali terjadi didepan pos pintu masuk PT. Platinum Ceramic Industri di Jl. Karangpilang Barat No. 201 Surabaya, Jumat, (07/09).

Aksi massa dan mogok kerja dilakukan oleh karyawan PT. Platinum Ceramic Industri yang tergabung dalam PUK FSP BPU SPSI PT. Platinum Ceramic Industri yang dukung oleh Garang SPSI (Gabungan Pekerja Karang Pilang).

Untuk mengantisipasi berbagai kerawanan, Polsek Karang Pilang sebanyak 30 personel yang di pimpin langsung oleh Kompol Noerijanto melakukan pengamanan yang di back up oleh 34 personel Polrestabes Surabaya yang dipimpin oleh Kasubbag Dal Ops. Kompol I Gede Sukadrawa.

Pada pukul 07.30 WIB, massa aksi mulai berdatangan baik shif 1, 2, maupun 3 yang berjumlah sekitar 1.750 orang dan mulai memarkir kendaraan roda duanya di pintu masuk pos 2 dan sepanjang Jl. Mastrip Karangpilang.

Selanjutnya massa berkumpul di depan pintu masuk pos 1 untuk mendengarkan orasi dari koordinator lapangan. Seluruh massa buruh berkumpul di depan pintu masuk pos 1 PT. Platinum Ceramic Industri Karang Pilang, Surabaya.

Pukul 07.45 WIB, koordinator lapangan massa aksi, Syafi’i memberikan informasi bahwa seluruh karyawan buruh termasuk 44 orang terskorsing, 2 orang sudah menerima pesangon 1 kali, 1 orang meninggal dunia dan 1 orang pensiun.

Kemudian total 40 orang, yang semula akan dipekerjakan kembali pada tangga 8 September 2018 dikarenakan ada mogok kerja, akan kembali dipekerjakan pada tanggal 17 September 2018 mendatang akan dipekerjakan kembali.

Agar permasalahan tidak berlarut-larut, rapat intern PUK dan PC BPU SPSI akhirnya di gelar. Rapat intern dihadiri oleh Ketua PC BPU FSPSI Triyadi, Ketua PUK PT. Platinum Ali Ghozi, Ketua PD BPU FSPSI Syafi’i, dan Sekretaris PUK PT. Platinum Eddy Yunanto serta 15 orang pengurus PUK PT. Platinum Ceramic Industri Karang Pilang.

Dalam rapat ini Syafi’I menjelaskan hasil rapat di Kantor Disnaker Kota Surabaya antara pihak management dengan pihak perwakilan PUK, Kamis, 06 September 2018 pukul : 19.00 WIB lalu. Diantaranya dipekerjakannya kembali buruh yang terskorsing, bayar upah yang selama ini di potong oleh perusahaan dan mencabut Laporan Polisi yang di buat di Polrestabes Surabaya.

 

Sekretaris PUK PT. Platinum, Eddy Yunanto mendukung sepenuhnya hasil keputusan rapat yang ada di Kantor Disnaker Kota Surabaya bahwa akan dipekerjakannya kembali seluruh karyawan buruh termasuk 40 orang yang terskorsing, namun pihak Platinum akan melihat sisi negatif dan positif dari keputusan ini.

Ketua PC BPU FSPSI, Triyadi menjelaskan, sesuai instruksi dari Ketua Konfederasi FSPSI Kota Surabaya, Dendy, Senin, 10 September 2018 akan ada pengerahan massa konfederasi dan akan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Disnakertrans Provinsi Jatim Jl. Dukuh Menanggal Surabaya terkait permasalahan yang ada di PT. Platinum Ceramic Industri.

Hasil rapat koordinasi intern PUK PT. Platinum Ceramic Industri Karang Pilang selesai sekitar pukul 09.52 WIB dalam keadaan aman kondusif. Dengan hasil dengan dipekerjakan kembali pada tanggal 17 September 2018, karyawan yang terskorsing setuju akan tetapi bagi karyawan yang tidak terskorsing akan menjadi beban sehingga perlu adanya pemikiran yang pas untuk keputusan ini.***rh

Laporan : Kasi Humas Polsek Karang Pilang.

Editor : Saiful.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*