Polrestabes Surabaya Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Surabayaraya.com – Unit Resmob Satrekrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap berbagai pelaku kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor) yang berada di wilayah Kota Surabaya. Dalam kurun waktu satu bulan 2 (dua) pelaku curanmor ditembak mati.
Jumat (21/6/19) lalu, pelaku berinisial S warga Sidotopo ditembak mati saat melawan petugas. Aksi kejahatan pelaku di Surabaya juga lebih dari 10 TKP.

Dan pada Senin (2/7/2019) dinihari, pelaku Curanmor berinisal MT (34) warga Sampang, Madura, yang sudah melakukan kejahatan di 15 kejadian ditembak mati. MT ditembak mati karena mencoba melawan petugas dengan senjata tajam.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengatakan pihaknya memperingatkan bagi pelaku kejahatan agar tidak beraksi di Kota Surabaya. Pihaknya akan melakukan tindakan tegas dan terukur.
“Kami imbau pelaku kejahatan, Jangan coba ganggu Kamtibmas di Kota Surabaya. Kami juga berpesan kepada pelaku yang memang pekerjaannya selalu berbuat jahat kepada masyarakat, silakan melakukan kejahatan tapi jangan di Surabaya, pasti akan kami tindak tegas dan akan kami kejar di manapun anda berada,” kata Kombes Pol Sandi Nugroho di kamar mayat RSU dr Soetomo, Selasa(2/7/2019).

Kapolrestabes Surabaya menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam memarkirkan kendaraannya. Mengingat kejahatan Curat, Curas, dan Curanmor (3C) di Surabaya yang tinggi.

“Imbauan kami kepada masyarakat Surabaya untuk memarkir kendaraannya di tempat parkir yang benar atau yang sudah disediakan. serta menambahkan kunci-kunci tambahan. Mengingat kejahatan yang tinggi di Surabaya adalah Curat, Curas dan Curanmor (3C). Dengan adanya masyarakat yang peduli terhadap keamanan dirinya serta lingkungan, maka kasus itu akan berkurang,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran juga mengatakan curanmor sangat meresakan masyarakat, khususnya di Kota Surabaya. Pihaknya melakukan tindakan terukur (tembak mati) jika terjadi diskresi.

“Kita dapat mengunakan senjata api yang dibekali Polri kepada kita itu ada diskresi, dapat digunakan apabila mengancam jiwa petugas maupun masyarakat. Itu boleh kita lakukan tindakan tegas, dari efek itu, monggo kalau mau melakukan lagi, akibatnya seperti yang dibilang Pak Kapolres tadi, nggak akan segan-segan kami akan menembak mati,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.***fal

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*