Pengurusan Senpi Anggota Polrestabes Surabaya Menyikapi Aksi Teror

IMG_0180Polrestabes Surabaya 27/7/2017 :  Sebanyak 121 anggota Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya, menjalani tes Psikologi penggunaan senjata api di Ruang Hoegeng Bagops Polrestabes Surabaya.

Tes psikologi penggunaan senjata api yang digunakan saat bertugas oleh anggota ini, berlangsung dengan didampingi oleh 1 Tim Bagian Psikologi Polda Jatim.

Adapun anggota yang menjalani tes ini, mulai dari yang berpangkat Brigadir hingga Ajun Komisaris Polisi. Mereka menjalani berbagai tes dalam Lembar Monitoring Perilaku Anggota (LMPA), dengan berbagai kategori soal yang diberikan.

IMG_0151Kabag Sumda Polrestabes Surabaya AKBP Oni Rajaloa mengatakan, tes psikologi ini dilakukan untuk mengetahui kecakapan anggota dalam menggunakan senjata api.

“Ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecerdasan, intelektual, dan kelayakan anggota untuk memegang senjata api, tingkat emosional, pengendalian diri dan penyesuaian diri dalam bertugas juga menyikapi adanya aksi teror,” terang Oni.

Kabag Sumda itu menambahkan, selain untuk menguji kelayakan anggota dalam memegang senjata api. Hasil tes ini akan menentukan, anggota mana saja yang layak menggunakan senjata api dalam bertugas.

Kriteria anggota polisi yang tidak berhak memegang senjata api ini diantaranya, sedang dalam masalah keluarga, memiliki penyakit kronis, malas bertugas, dan mengalami gangguan kejiwaan, atau sedang depresi. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.00 wib sampai dengan 14.30 wib.***Ars

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*