NEKAT RAMPAS HP DI ATAS BUS, TURUN DISAMBUT PETUGAS POLSEK GAYUNGAN

Tersangka dan barang bukti handphone hasil rampasan

Tersangka dan barang bukti handphone hasil rampasan

Surabayaraya 05/08/16 : Unit Crime Hunter Polsek Gayungan kembali mengamankan seorang pelaku pencurian dengan kekerasan yang kerap melakukan perampasan di dalam bus kota. Pelaku berinisial SH (36), warga asal Ds. Pesisir Bangkalan Madura terpaksa harus digelandang ke Mapolsek Gayungan setelah merampas Handphone milik MS (31), seorang perempuan asal Ds. Duwet Ngawi.

Awalmula kejadian terjadi pada hari Kamis 4 Agustus 2016 sekitar pukul 15.30 Wib. Ketika korban sedang naik bis yang melintas di depan Kampus IAIN Surabaya Jl. A Yani Surabaya. Kala itu korban sedang duduk dan memegang handphone miliknya. Tiba-tiba dari arah belakang datang seorang laki-laki yang tidak dikenal merebut secara paksa handphone miliknya.

Korban yang kaget, sontak berteriak “jambret” kearah pelaku. Pelaku yang panik segera berlari kearah belakang bus dan turun di Jalan A. Yani Surabaya. Kendati pelaku sempat tertabrak kendaraan dari arah selatan, namun tersangka terus berupaya melarikan diri.

Kapolsek Gayungan, Kompol Esti Setija Oetami mengungkapkan bahwa penangkapan pelaku berkat kepedulian dan kesigapan serta sinergitas antara masyarakat dan petugas Kepolisian yang bahu-membahu menumpas jenis kejahatan yang terjadi.

“Mengetahui adanya pelaku jambret turun dari bis yang diteriaki maling, anggota Patroli dan Resrim Polsek Gayungan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian dibantu masyarakat segera mengamankan pelaku dan dibawa ke Mapolsek Gayungan,”jelas Kompol esti.

Dari penangkapan pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah Handphone merk Samsung tipe Galaxy Prime warna putih. Kepada pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara.***day