Nekad, Kasat Res Narkoba Polrestabes Surabaya Selamatkan Anak Pelaku Bom Bunuh Diri

SelamatkanPolrestabes Surabaya (15/05/2018) : Aksi bom bunuh diri di pos penjagaan Polrestabes Surabaya tak hanya menuai kepiluan, namun juga ada sudut lain yang membuat terharu banyak kalangan, Senin, 14 Mei 2018.

Sisi lain itu sendiri adalah bagaimana saat Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Faton menyelamatkan anak pelaku bom bunuh diri di pos penjagaan Polrestabes Surabaya.

Aksi yang tergolong nekad ini, terekam oleh kamera anggota Humas Polrestabes Surabaya, yang pada saat kejadian mengabadikan peristiwa memilukan itu di dekat lokasi.

Sesaat bom meledak di pos penjagaan, Roni yang pada saat itu berada di sekitar lokasi, melihat salah satu korban ledakan yang masih bergerak.

Bahkan dalam rekaman video Humas terlihat jelas, seorang anak kecil yang berusaha bangkit sesaat setelah ledakan.

“Kami melihat disitu masih ada salah satu yang masih bergerak. Kita tidak bisa menyebutkan itu adalah anak dari terduga pelaku, tetapi saya melihat disitu yang bersangkutan masih hidup dan anak ini masih kecil,” ujar Roni, Senin, (14/05).

Melihat kondisi inilah, kemudian Roni bergegas menghampiri anak tersebut. Hal tersebut dijelaskan Roni, bahwa dirinya hanyamelihat dari sisi kemanusiaan dan rasa kasihan.

“Saya melihat dari sisi kemanusiaan saya, saya kasihan, akhirnya saya memberanikan diri untuk mengambil langsung di dekat TKP tersebut. Saya harus turun, harus menyelamatkan,” jelasnya.

Faktor yang membuat orang nomor satu di Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya ini adalah karena mobil di dekat anak itu, sedang dalam kondisi terbakar.

“Kalau tidak saya evakuasi mobil bisa meledak, saya tidak mau itu didepan mata saya, anak kecil yang butuh pertolongan. Itulah naluri saya, naluri saya sebagai seorang ayah, sebagai polisi, sebagai petugas, saya harus bergerak,” pungkasnya.***cda

Laporan : Humas Polrestabes Surabaya.

Editor : Saiful.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*