Mau Berbagi Hasil Menjambret, Dimassa Warga Kalijudan


Foto tersangka dan barang bukti pisau penghabisan

Foto tersangka dan barang bukti pisau penghabisan

Surabayaraya 05/3/2016 : Mau berbagi hasil penjambretan, keburu dimassa warga. itulah yang dialami tersangka RM warga krembangan Selatan Surabaya.

Ketika sedang berhenti di tepi sebuah rumah jalan kalijudan surabaya, tersangka bersama dengan temannya rencananya akan berbagi hasil menjambret, warga yang merasa curiga karena melihat tersangka membawa tas jenis perempuan kemudian mendekatinya.

Saat didekati warga salah satu tersangka malah kabur dan satu tersangka ditinggalkan begitu saja yaitu RM. dengan wajah tersangka yang gugup warga menanyainya, lalu RM berusaha melarikan diri tetapi warga berhasil menangkapnya.

Mendapati tersangka membawa tas perempuan yang diduga hasil dari penjambretan, wargapun geram ketika RM ditanya dengan memberikan jawaban berbelit belit kemudian warga menghakiminya.

Anggota Polsek Mulyorejo mendapat informasi adanya pelaku curas yang dimassa warga,  mendatangi tempat kejadian.

Akhirnya tersangka RM dibawa ke Polsek Mulyorejo dalam kondisi babak belur, lalu petugas mengintrogasi tersangka. Tersangkapun mengakuinya memang benar selesai menjambret di Jl. Lebak jaya Surabaya.

Dari barang bukti tas yang berhasil diamankan oleh petugas, ditemukan di dalamnya pisau penghabisan dengan panjang 22 cm yang diduga dipakai tersangka untuk melancarkan aksinya, uang tunai Rp 3 juta dan kartu kredit atas nama Tan Desy Soenarti.

” Kami mengamankan tersangka di Jl. Kalijudan Surabaya, tersangka sudah dalam kondisi babak belur dimasa oleh warga, kemudian kami membawanya kepolsek lalu didapatilah barang bukti yang diduga hasil penjambretan,” Terang Kapolsek Mulyorejo Kompol Kuncoro.

Kapolsek menambahkan, tersangka melakukan aksi penjambretan ini tidak sendiri, melainkan bersama temannya yang berhasil melarikan diri dan saat ini menjadi buron.

Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.***Ars