Kapolrestabes Surabaya Ajak Bonita Wani Sehat

34Polrestabes Surabaya (15-04-2018) : Polrestabes Surabaya (15-04-2018) : Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menyelenggarakan kegiatan Bonita Wani Sehat “Sosialisasi System Reproduksi Wanita dan Pemeriksaan IVA” dengan narasumber dr. Lula Kamal, M.Sc dengan audiensi para Bonita (Bonek Wanita) di gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya dalam sambutannya menyampaikan kepada Bonita yang fanatisnya luar biasa kepada Persebaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengharapkan agar Bonita senantiasa sehat, untuk itu para Bonita perlu mengetahui tingginya kematian yang disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi.

Dengan banyaknya Bonita di kota surabaya yang selalu hadir pada tiap pertndingan persebaya Kombes Pol Rudi Setiawan menyampaikan “apa yang bisa saya sumbangkan dan dan saya berikan pada orang-orang yang saya sayangi dan cintai”.

Tidak hanya menaruh perhatian pada bonek laki-laki, tetapi juga menaruh perhatian besar pada Bonek Wanita, Kapolrestabes Surabaya menginginkan adanya perubahan di dalam bonek, tidak hanya perubahan dalam perilaku-perilaku dalam menonton pertandingan sepak bola, termasuk juga kualitas kesehatannya.

Dengan didukung oleh teman-teman dan didukung dokter Lula Kamal, hari ini Polrestabes Surabaya mengadakan bakti kesehatan tentang penyampaian informasi pengetahuan pengalaman yang berhubungan dengan reproduksi.

“Tidak hanya ilmu yang diberikan oleh dokter Lula Kamal, tetapi juga disiapkan 1 bilik untuk Bonita yang berkenan untuk melakukan pemeriksaan Iva. Dengan harapan dengan adanya acara ini benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh para Bonita untuk kebaikannya dan tidak hanya wani mendukung persebaya tapi juga wani untuk sehat” Ibuh Kombes Pol Rudi Setiawan.

34 bdr. Lula Kamal menyampaikan kalau perempuan jika sudah pernah melakukan hubungan seksual, baik sudah nikah atau enggak nikah dia harus melakukan cek kesehatan yang namanya pap smear (uji medis yang dapat memeriksa kondisi sel-sel) pada Serviks dan Vagina. “Kurangnya kesadaran masyarakat untuk datang periksa itu masih rendah, yang justru datang periksa dalam keadaan sudah stadium akhir yang sudah sudah untuk di sembuhkan, padahal jika pada stadium awal sudah ditangani bisa sembuh sempurna” terang dr Lula.

Ada yang namanya virus bernama HPV (Human papillomavirus), manuasia itu hidup barengan dengan virus tersebut dan biasanya juga berhubungan dengan hubungan seksual, dan yang di periksa harus yang sudah menikah, karena sudah berhubungan seksual. semua perempuan yang sudah berhubungan seksual setahuan kemudian sudah wajib memeriksakan yang namanya iva atau pap smear.

Saat wawancara Kombes Pol Rudi Setiawan menyampaikan, “saya berinisiatif ada suatu kerja nyata, bonek ini bagian dari Kota Surabaya bahkan Jawa Timur, ini harus kita kelola supaya produktif, kali ini kita fokus pada masalah kesehatan para Bonita.

34 aBerdasarkan tingginya kematian dari penyebab penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi, saya mempunyai ide untuk mengundang dokter Lula kamal untuk memberikan informasi tentang ilmu reproduksi dan kemudian kita juga melakukan pemeriksaan iva kepada Bonita” ujar Kombes Pol Rudi Setiawan. ***Uno