Hanya Rp 20 Ribu Masuk Penjara Polsek Karangpilang Polrestabes Surabaya

IMG-20170824-WA0064Polrestabes Surabaya, 24/08/2017 : Demi uang Rp 20 ribu, Vevri Sunjaya, (32) warga Jalan Gundih, Kec. Bubutan, rela mendekam di penjara. Selidik punya selidik, ternyata ia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang tersebut, yakni menjadi kurir sabu.

Perbuatan Vevri, mengundang aparat Reskrim Polsek Karangpilang menangkapnya di Jalan Raya Dupak, dengan cara under cover buy (penyamaran). Vevri selain sebagai kurir juga mendapatkan imbalan gratis, baik dari pengedar maupun pembeli yang menjadi langganannya.”Selain tersangka, kami juga menyita barang bukti satu poket sabu seberat 0,5 gram,” kata Kompol Eko Widodo, Kamis (24/08/2017) kemarin.

Proses penangkapan terhadap Vevri ini, berawal pelangganya bernama Feri (DPO) menghubunginya untuk memesan barang haram. Vevri pun dengan senang hati melayaninya. Vevri kemudian memesannya ke Nikan (DPO), pengedar seharga Rp 300 ribu per poket.

Setelah barang di tangan, Vevri hendak mengantar pesanannya ke Feri. Tetapi sesampai di Jalan Dupak, dihadang polisi berpakaian preman lalu menangkapnya.
“Anggota sebelumnya sudah mengetahui track record tersangka (vevri) dan mengintai gerak-geriknya. Begitu mendapatkan informasi bahwa dia sedang transaksi langsung membuntutinya dan menangkapnya di Jalan Raya Dupak,” tandasnya.

Kini petugas masih melakukan pengejaran terhadap penyuplainya bernamam Nikan dan pemilik barang yakni Feri. Akibat perbuatannya, dijerat dengan pasal 112 atau 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara. (jetlee)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*