Gelapkan Uang Angsuran Nasabah, Debt Collector Masuk Bui Polsek Wonocolo

Polrestabes Surabaya (08/10/2018) : Alih-alih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Hendro Prisidianto, pria yang dalam kesehariannya bekerja sebagai juru tagih alias Debt Collector, menggelapkan uang nasabah yang sedianya untuk membayar angsuran.
Aksi tipu gelap yang dilakukan oleh pria 29 tahun, asal Jl. Salak, Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura itu, bermula pada saat dua orang nasabah menitipkan uang angsuran mobil yang dikreditnya dari sebuah leasing di Surabaya kepada Hendro.
Kedua nasabah ini sendiri masing-masing adalah Rosidawati (35), warga Jl. Jatisrono Timur, Surabaya, dan Baidatur (38), warga Jl. Bulak Banteng Baru, Surabaya. Dari kedua nasabah ini, Hendro menggelapkan senilai Rp. 11 juta, yang di transfer oleh Baidatur.
“Setelah uang di transfer untuk keperluan pembayaran angsuran mobil, oleh pelaku uang itu digunakan untuk keperluan pribadi tanpa seizin dari korban,” ujar Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurtjahjo.
Akibatnya, kedua korban tipu gelap itu, masih ditagih oleh pihak leasing karena angsuran yang sudah jatuh tempo tidak kunjung terbayar. Hingga akhirnya kedua korban yang merasa telah ditipu oleh Hendro, melaporkannya ke Polsek Wonocolo.
Berdasarkan laporan yang diterima oleh petugas Polsek Wonocolo inilah, petugas segera menindaklanjuti dengan melakukan penangkapan terhadap Hendro dirumahnya.  Dari ungkap kasus tipu gelap ini, petugas menyita barang bukti berupa bukti transfer dari nasabah ke rekening Hendro.
“Pelaku kita tetapkan sebagai tersangka dan kita jerat dengan Pasal 378 KUHP,” tandas Budi Nurtjahjo.***rh
Laporan : Kasi Humas Polsek Wonocolo.
Editor : Saiful.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*