Ditemukan Mayat di Semak- Semak, Pelaku Dapat Ditemukan Cepat oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya

Kondisi Mayat Saat Dievakuasi oleh Unit Resmob Polrestabes Surabaya
Kondisi Mayat Saat Dievakuasi oleh Unit Resmob Polrestabes Surabaya

Surabayaraya 9/10/2016 : Seorang perempuan diketahui bernama Ni Made Prabawanti Gowinda Dewa (18) warga Perumahan Wiguna Tengah 10/18 Surabaya. Ditemukan tak bernyawa, Minggu (9/10) sekitar pukul 12.00 Wib, di tanah kosong Jl Kertajaya Regency sebelah utara Grand Royal Sukolilo Surabaya.

Berawal saat orang tua Ni Made, yaitu I Made Ardan melapor ke SPKT Polrestabes Surabaya, Minggu (9/10/2016) sekitar pukul 09.30 Wib, tentang anak perempuannya tersebut yang sudah tiga hari tidak pulang dan diketahui pergi dengan kekasihnya (AR) warga Jl Arif Rahman Hakim Keputih Surabaya.

Mendapat laporan dari orang tua korban, petugas Sat Reskrim Polrestabes Surabaya memancing pelaku dengan cara menelepon dan diajak ketemu di sebuah warkop Jl Jagir Wonokromo, setelah pelaku ditemukan, petugas langsung menyergap dan menginterogasi mengenai keberadaan Ni Made.

Pelaku pun mengaku bahwa benar dirinyalah yang telah menghabisi nyawa kekasihnya itu dengan cara mencekik lehernya hingga meninggal dunia. Untuk selanjutnya pelaku pun digelandang agar memberitahu, dimana keberadaan korban saat ini.

Sesampai di lokasi pembunuhan, pelaku menunjukkan mayat Ni Made yang sudah membusuk ditimbun rumput ilalang, sejak Kamis (6/10/2016) pukul 23.30 Wib.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, motif pelaku membunuh korban karena pelaku tidak suka hubungan keduanya dibatasi oleh orang tua korban dan tidak ingin kekasihnya itu memiliki hubungan dengan orang lain. “Pelaku ini ternyata juga pernah menjadi residivis tahun 2013 lalu pernah di penjara selama 1 tahun 6 bulan di Polrestabes Surabaya karena dilaporkan orang tua korban karena telah membawa kabur anaknya tersebut. Saat itu usia Ni Made Prabawantu masih 15 tahun,” ungkapnya.

Shinto menambahkan, saat itu pelaku AR dengan korban berjalan-jalan dahulu, sebelum akhirnya dihabisi dan dibuang di lokasi kejadian. “Parahnya lagi, setelah pelaku membunuh korban, sepeda motor Honda Beat milik korban yang digunakan untuk berjalan-jalan, anting dan uang tunai milij korban di bawa kabur oleh pelaku,” tuturnya.

Tersangka Pembunuhan saat  Dikeler Satreskrim Polrestabes Surabaya
Tersangka Pembunuhan saat Dikeler Satreskrim Polrestabes Surabaya

Kini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih mendalam di Satreskrim Polrestabes Surabaya, untuk mengetahui motif pembunuhan itu apakah ada unsur- unsur perencanaan didalamnya, Dimana nantinya apabila ada unsur perencanaan atau hal lain yang membuat tersangka membunuh korban, maka akan memberatkan tersangka itu sendiri.” tandasnya.***Ars

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*