Dendam Pribadi, Aniaya Korban Hingga Akibatkan Urat Nadi Putus

Tersangka Menunjukkan Parang yang Digunaknnya untuk Menganiaya Korban

Tersangka Menunjukkan Parang yang Digunaknnya untuk Menganiaya Korban

Surabayaraya 19/5/2016 : Karena dendam pribadi menyebabkan MU (39) warga Jl. Tanjungsari 4 Surabaya gelap mata dan menyebakan korban mengalami putus urat nadinya.

Tersangka awalnya sudah merencanakan akan melakukan penganiayaan terhadap temannya itu karena sebelumnya sudah mempunyai dendam pribadi.

Bertempat dirumah MU, korban diajak minum minuman keras terlebih dahulu, setelah kondisi keduanya setengah mabuk, MU membahas tentang pemukulan yang dilakukan korban terhadapnya sebelumnya, korbanpun menjawabnya ngelantur karena sudah terpengaruh minuman keras.

Mendengar jawaban tidak puas yang dilanturkan oleh korban, MU langsung kalap dan kemudian menyabetkan senjata tajam berupa parang yang sebelumnya sudah dipersiapkan olehnya.

Tak pelak korban mengalami luka beberapa sabetan ditangannya dan urat nadinya putus. Tersangka langsung melarikan diri meninggalkan korban yang saat itu merintih kesakitan.

Korban dibantu warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukomanunggal, tidak lama kemudian anggota chrime hunter menangkapnya dan membawanya ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Yulianto,S.H saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, ” Sebelumnya memang sudah ada dendam oleh tersangka MU sebelum akhirnya terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korban urat nadinya putus karena sabetan parang.”Terangnya

” Setelah korban diajak pesta miras kemudian saat itulah tersangka menganiayanya menggunakan parang yang sebelumnya dipersiapkannya.” tambahnya.

Kini tersangka mendekam di sel tahanan Polsek Sukomanunggal untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan pasal 353 KUHP ayat (2) subsider 351 ayat (2).***Ars