Butuh Duit Buat Bayar Indekos, Pria ini Nekad Nyolong HP, Begini Akibatnya

Polrestabes Surabaya (26/09/2018) : Nevon Efendi, (37), warga Jl. Tembok Dukuh, Surabaya, yang tinggal indekos di Jl. Kedung Anyar Tengah, Surabaya terpaksa harus berurusan dengan Tim Anti Bandit Polsek Polsek Sawahan.

Nevan ditangkap petugas lantaran aksinya yang telah melakukan aksi pencurian di salah satu kamar indekos Jl. Kedung Anyar Tengah, Sabtu, (22/09) sekitar pukul 14.00 WIB.

“TersangkA mengambil sebuah ponsel, sewaktu korban sedang tidur di dalam kamar indekosnya, yang mana ketika itu pintu kamar korban dalam keadaan terbuka,” ujar Kapolsek Sawahan Kompol Dwi Eko Budi Sulistyono, Selasa, (25/09).

Dari hasil penyidikan, Nevon mengaku bahwa pada saat itu dirinya terpaksa mencuri, karena di tagih uang sewa kamar oleh pemilik indekos tempat dirinya tinggal.

Merasa tidak punya uang, kemudian Nevon berniat utk melakukan pencurian. Ketika Nevon berjalan kaki melewati rumah indekos di Jl. Kedung Anyar Tengah, Surabaya, Nevon melihat sebuah indekos dalam keadaan sepi.

“Kemudian Tersangka masuk dengan cara membuka pintu pagar yang ketika itu hanya terkunci selot, lalu Tersangka naik ke lantai II dan melihat ada sebuah kamar indekos yang pintu kamarnya terbuka,” terang Dwi Eko.

Setelah itu, Nevon masuk ke dalam dan melihat ada handphone yang diletakkan di samping pemiliknya yang sedang tidur. Nevon pun mengambil pnosel itu, dan memasukkannya ke dalam tas selempang miliknya.

Setelah berhasil mengambil handphone korban, Nevon bergegas keluar untuk menjualnya. Akan tetapi sialnya, handphone tersebut terkunci kata sandi yang sulit di buka, sehingga tidak ada pembeli yang mau membelinya.

Selanjutnya, sekitar pukul 21.00 WIB, ketika Nevon sedang duduk di pos yang berada di Jl. Petemon, Surabaya, tiba-tiba Nevon dihampiri oleh pemilik handphone dan menanyakan keberadaan handphone miliknya.

Merasa takut, Nevon lalu mengembalikan handphone itu dan mengaku bahwa dirinyalah yang telah mengambil ponsel itun. Setelah itu pemilik handphone membawa Nevon ke Pos Balai RW Jl. Kedung Anyar Tengah.

“Namun tidak lama kemudian ada warga yang melapor, dan anggota mendatangi pos tersebut dan melakukan penangkapan terhadap tersangka,” tandas Dwi Eko.

Nevon dan barang bukti berupa handphone merek Xiaomi Redmi Note 4 warna gold milik korban, di bawa ke kantor Polsek Sawahan guna proses lebih lanjut.***rh

Laporan : Kasi Humas Polsek Sawahan.
Rditor : Saiful.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*