Bongkar Bisnis Narkoba, Polrestabes Surabaya Sita 4,7 Kg Sabu dan 7.700 Pil Ekstasi

Surabayara.com – Kapolda Jatim Memberikan Apresiasi Kepada Tim Khusus (Timsus) Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang telah membongkar bisnis narkoba di Surabaya. Satu orang ditangkap, barang bukti sabu seberat 4,731 Kg dan 7.700 butir pil ekstasi disita.

Ungkap besar itu dilakukan Timsus yang dipimpin Katimsus Iptu Eko Julianto dan Wakatim Ipda Yudhy Triananta Saeful Mamma, dalam kendali Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Indra Mardiana. Operasi senyap itu dilakukan Senin (5/11/2018) mulai pukul 22.30 Wib.

“Ada 2 rumah di Surabaya yang digerebek karena menyimpan narkoba-narkoba tersebut,” beber Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan serta Pejabat Utama Polda Jatim maupun Polrestabes Surabaya, Rabu (14/11/2018).

Dua rumah itu, disewa satu orang yang ditangkap yaitu Imam Santoso (28), warga Jalan Simo Pomahan, Surabaya.

Sedangkan 2 rumah yang disewa Imam berada di Jalan Dukuh Pakis dan Jalan Dukuh Kupang, Surabaya.

Setelah menangkap Imam, Timsus mengeler Imam ke rumah kos pertama di Jalan Dukuh Kupang, Surabaya.

Di rumah kos ini, 1 poket sabu dan 1 buah kunci kamar kos kedua yang disewa Imam di Jalan Dukuh Pakis Surabaya.

“Di rumah kos kedua (Jalan Dukuh Pakis Surabaya) itulah, timsus mendapat barang bukti narkoba cukup besar dan langsung dilakukan penyitaan. Narkoba itu didapat tersangka dari Jakarta,” beber Luki.

Jika ditotal, barang bukti narkoba yang berhasil disita dari tangan Imam yaitu 4,731 Kg sabu, 7.700 butir pil ekstasi serta 36 butir kapsul berisi serbuk ekstasi.

“Apresiasi kepada jajaran Polrestabes Surabaya dengan cepat ungkap kasus dalam waktu 3 minggu dari 3 kg jadi 4 kg, dalam waktu 2 bulan luar biasa, ekstasi dari 4300 hari ini 7700 kg,” lanjut Kapolda Jatim.

Seluruh jaringan pelaku menggunakan jaringan yang terputus
mendapat perintah dari lapas. Saat ini tim sedang melakukan pendalaman terus di salah satu lapas di Madiun.

“Insyaallah ini akan bisa mengungkap kasus yang lebih besar karena barang bukti yang sebelumnya dan kali ini sama persis,” pungkas Irjen Pol Luki Hermawan.***day

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*