Berkat Kejelihan Polisi, Pembunuh PNS Pemkot Surabaya yang Diduga Korban Laka Lantas Terungkap

IMG_3947Surabayaraya 30/03/16 : Berkat Kejelihan Unit Jatanras Sat Rekrim Polrestabes Surabaya, Pada hari ini Rabu (30/03), Pelaku pembunuhan seorang PNS Pemerintah Kota Surabaya berhasil ditangkap. Awalnya penyebab kematian korban diduga karena karena kecelakaan lalu lintas, namun dari hasil otopsi luar dan identifikasi di lokasi kejadian mengarahkan bahwa korban merupakan korban pembunuhan sebelum ditemukan meninggal di Jalan Ambengan Surabaya.

Sebelum terjadinya pembunuhan seorang pegawai PNS Pemkot Surabaya Karyanto (44) warga Rusun Grudo, Surabaya. Dilaporkan meninggal dalam kondisi tergeletak di Jalan Ambengan Batu Surabaya, tepatnya pada hari Senin (21/3) sekitar 17.15 Wib.

“Awalnya pihak Satlantas yang menangani menduga, kalau korban meninggal karena kecelakaan lalu lintas atau korban tabrak lari,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete.

Sehingga waktu jenasah korban dibawa ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo, dan ditambah lagi keluarga korban tidak mau jenasahnya di otopsi, maka tim forekesi rumah sakit hanya melakukan otopsi luar.

Kemudian oleh keluarga korban, hari Selasa (22/3) jenasah disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Surabaya. Beruntung pihak Satlantas melakukan koordinasi dengan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya atas hasil otopsi jenasah korban yang terdapat luka sobek di bagian perut kiri.

“Luka sobek tersebut diduga kuat akibat tusukan dari benda tajam,” lanjut Takdir.

Sehingga atas luka sobek itu, anggota Jatanras dengan pimpinan AKP Julian Ade Warokka melakukan penyelidikan ulang dimana tempat lokasi korban ditemukan meninggal. “Hasil lidik, ternyata benar korban ini usai ditusuk oleh seseorang,” tuturnya.

Petugas mendapatkan keterangan dari saksi di lokasi Kejadian, bahwa korban yang mengendarai sepeda motor Mio Nopol L 6445 TJ dari Pacar Keling, Surabaya. Dari sini petugas menelusuri yang akhirnya mendapatkan penyebab terjadinya kematian korban.

“Korban ini membonceng seorang wanita (Istri tersangka) lalu diturunkan di Pacar Keling,” imbuh Takdir.

kepada polisi saksi mata juga menambahkan, usai menurunkan S-R (39), seorang laki-laki tak lain adalah A-S (43) lari untuk mendekati dan menusukkan pisau sepanjang 30 cm ke perut korban yang posisinya masih ada di atas sepeda motor.

“Usai menusuk pelaku ini kabur dan korban juga langsung menancapkan gas sampai akhirnya di Jalan Ambengan Batu korban terjatuh lalu meninggal di lokasi,” terang Warokka.***day

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*