Bayi Malang yang Sempat Dibuang di Kawasan Wiyung, Kini Diasuh Oleh Kakek dan Neneknya Sendiri

8d83f86c-5a94-4a55-94a7-82ab4787f5a8Surabayaraya 25/11/16 : Masih ingatkah anda dengan kasus pembuangan bayi di kawasan Wiyung, tepatnya di gudang rongsokan yang terjadi pada hari Jumat (11/11/16) yang lalu. Kala itu kondisinya mengenaskan karena sempat dikerubuti semut merah dan mengeluarkan darah segar.

kini bayi tersebut oleh kakeknya sendiri bernama, Abdul Mahad (47) asal Jl.Dupak Rukun Gg. 2 Surabaya. Kakek tersebut tidak lain adalah orang tua dari ibu Bayi.

Bayi tersebut sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (RS BDH) Benowo Surabaya, selama kurang lebih dua minggu. Pada saat dalam masa perwatan, terhitung ada sekitar tujuh orang yang ingin mengasuh atau mengadopsi bayi tersebut.

AKP Sugimin Kanit Reskrim Polsek Wiyung Surabaya mengatakan, setelah ditinjau bersama Dinas Sosial Kota Surabaya, Kakek dan Nenek Bayi sanggup untuk merawat bayi yang tak lain adalah masih cucunya sendiri tersebut.

Kakek dan Nenek bayi, sudah membuat surat pernyataan sanggup untuk merawat bayi yang dibuang oleh kedua orang tuanya tersebut. Pihak Dinsos Kota Surabaya juga sudah melakukan pengecekan terhadap kakek dan nenek yang hendak mengasuh bayi laki-laki tersebut.

“Saat petugas mendatangi rumahnya bersama Dinsos, dan di anggap layak. Tetapi tetap akan dipantau selama setahun kedepan,” imbuh Sugimin, Kamis (24/11/2016).

Bayi tersebut diserahkan oleh pihak Polsek Wiyung bersama dengan Dinsos Kota Surabaya, pada Selasa (22/11/2016) di RS BDH Benowo. Pihak Dinsos diwakili oleh Wiji selaku tenaga kesejahteraan kesehatan kecamatan (TKSK) Wiyung dan pihak kepolisian sektor Wiyung di wakili oleh IPTU Saleh Pratama dan disaksikan oleh para perawat dan dokter di RS BDH.

Orang tua Bayi itu sendiri yaitu, JA (23) , warga Bambe, Driyorejo Gersik dan MR (22) warga Jl.Dupak Rukun Gg.2 Surabaya, kini masih ditahan di balik jeruji besi penjara Polsek Wiyung Surabaya.***day

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*