Bawa senjata membahayakan, tiga remaja terjaring razia Polrestabes Surabaya

Snapshot(35)

Polrestabes Surabaya (03/12/2017) : Di bawah komando Kasat Res Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni FS Faton, seluruh satuan fungsi menggelar operasi cipta kondisi di Jalan Raya Gubeng Surabaya, Minggu dini hari sekitar pukul 00.10 WIB.

Dengan menyasar kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor) serta penyalahgunaan Narkotika, operasi dilaksanakan dengan melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kendaraan, orang dan barang bawaan.

Dalam operasi ini, tiga orang remaja bertato kedapatan membawa senjata yang di sinyalir cukup membahayakan. Senjata itu sendiri berbentuk sabuk (ikat pinggang) yang di pasang gir motor pada bagian klip sabuk.

Snapshot(29)

Ketiga orang remaja itu adalah JT (14), FS (14), dan RY (13). Ketiganya merupakan warga Jalan Tambak Segaran, Kapas Krampung, Surabaya.

Roni mengatakan, kegiatan yang juga dilaksanakan secara serentak ini, guna sebagai wujud antisipasi terhadap situasi Surabaya agar tetap aman dari gangguan-gangguan Kamtibmas, terutama gangguan 3C.

“Dari crime street crime, balap liar dan lain-lain. Ini tadi kita amankan tiga orang yang di duga membawa sabuk ikat pinggang yang ada gir-nya. Ini mungkin di sinyalir untuk kegiatan-kegiatan yang mungkin dapat membahayakan orang lain,” kata Roni usai memimpin razia.

Snapshot(30)

Terhadap ketiga orang remaja tersebut, Roni mengungkapkan, bahwa mereka masih akan dilakukan proses pendalaman. Untuk menjalani prosesnya selanjutnya, ketiga remaja tersebut dilimpahkan ke Polsek Gubeng yang juga turut serta dalam operasi cipta kondisi.

Selain menemukan tiga orang remaja yang kedapatan membawa senjata, petugas melakukan tindakan tegas terhadap sejumlah pelanggar lalu lintas. Tercatat, sedikitnya 20 SIM dan 62 STNK di tilang.

Sementara, kendaraan bermotor, yakni 7 unit roda dua dan 1 roda 4 disita karena tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan.***lld

Laporan : Humas Polrestabes Surabaya.

Editor : Saiful.