AKBP Eva Guna Pandia : Pelayanan e-SIM untuk Mempermudah Masyarakat

Surabaya – Lulusan AKPOL tahun 2000 ini, sebagai Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia  ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan meyuguhkan aplikasi e-SIM.

Aplikasi e-SIM ini berfungsi membantu mempermudah pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Surabaya. Sehingga para pemohon tidak perlu antre lama, dan bisa belajar materinya ujiannya

FOTO : Kapolrestabes Surabaya memberikan tumpeng kepada Kasat Lantas dalam acara syukuran Peresmian gedung PATRIA TAMA dan Launching e-SIM

AKBP Eva Guna Pandia  menjelaskan Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah pelayanan publik, serta memotong birokrasi, dan meminimalisir upaya gratifikasi (suap menyuap).

“Yang pertama adalah fitur pendaftaran online. Dimana pemohon bisa mendaftarkan diri melalui aplikasi dengan mengisi formulir sebagaimana dengan pendaftaran konvensional. Namun kali ini dalam aplikasi yang bisa diakses dimanapun dan pemohon tinggal menunggu email balasan.” Terang alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

“Sehingga yang bersangkutan datang kesini tidak perlu lagi antri untuk mengisi formulir. Tinggal menunjukkan itu, data langsung di print,” sambung Kasat Lantas Polrestabes Surabaya.

“Selanjutnya, untuk layanan latihan ujian pra teori. nantinya pemohon bisa lebih percaya diri saat melakukan ujian SIM, karena sebelumnya telah mendapatkan materi yang bisa dibaca dan dipelajari melalui aplikasi tersebut.”

“Tidak hanya itu dalam aplikasi e-SIM, pengguna aplikasi juga bisa melalukan pengujian keabsahan SIM. Sebab tidak sedikit kasus, dimana SIM yang tertera tidak sesuai dengan aslinya seperti misalnya SIM C tetapi diganti logonya menjadi SIM A.” “Dengan e-SIM ini, cek keabsahan SIM, tinggal mengetik nomor SIM-nya, ataupun no induk KTP, akan muncul, dia apakah SIM B, SIM A atau SIM C, akan muncul dengan sendirinya,” jelas Pandia.

Baca Berita Terkait :

Siap Mempertahankan WBK dan WBBM, Polrestabes Surabaya Launching e-SIM

https://bhayangkaranews.com//berita88550-Mau-Tahu-pelayanan-eSIM-Satlantas-Polrestabes-Surabaya-.html

 

Melalui aplikasi tersebut pemohon juga bisa melakukan ujian teori online dengan catatan khusus kolektif minimal 15 orang. Kemudian petugas akan datang dan melayani komunitas atau kelompok pemohon tersebut.

“Mereka tinggal mendownload aplikasinya, masukkan paswordnya, mereka akan melakukan ujian seperti yang disini (Satpas, red), apabila selesai ujian, mereka kirim, skornya akan muncul,” pungkas Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*